mahardhika dewi

Agamaku mengharamkan babi… Why??

Posted on: Maret 6, 2009

Seringkali kita mendengar pertanyaan mengapa umat islam tidak boleh mengkonsumsi babi…? aku juga pernah ditanya demikian, baik oleh teman sesama muslim atopun non muslim , bahkan ada anak kecil juga 🙂

jawaban yang paling mudah, aku jawab karena dalam Al-Qur’an dilarang, namun dari terjemahan yg aku dapat berikut ini adalah ulasan mengenai pengharaman darah dan babi dalam islam diulas dari sudut pandang logika dan ilmu kesehatan.

Sumber : Ali ahmad (disadur ke dalam bhs indonesia)

Bob : tolong beritahu saya, mengapa seorang muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata “Halal” dan “Haram”, apa arti dari kata-kata tersebut?

Yunus : Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang tidak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur’an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob : Dapatkah Anda memberikan contoh ?

Yunus : Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.

Bob : Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh dikeluarkan dari dalam darah oleh ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus : Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur dalam penyembelihan hewan dalam Islam

Bob : Apa maksud anda ?

Yunus : Begini…. seorang penyembelih, selagi menyebut nama Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob : Oh begitu… dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya cedera pada organ vitalnya.

Yunus : ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun, hanya pada masa kinilah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob : selanjutnya selagi masih dalam topik makanan, Mengapa para muslim melarang mengkonsumsi daging babi, ham atau makanan lainnya yang terkait dengan babi?

Yunus : Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur’an dalam pengkonsumsian babi, bacon pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Letiviticus/immamat bab 11 ayat 7 dan Ulangan 14:8, mengenai babi dikatakan, ” Dari daging mereka (dari “swine”. nama lain buat “babi”) janganlah kalian makan dan dari bangkai mereka janganlah kalian sentuh, mereka itu kotor buatmu. Lebih lanjut lagi apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih dileher karena mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu sang pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Namun diluar itu semua, saya yakin Anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari mengkonsumsi babi dalam bentuk apapaun baik itu pork chops, ham atau bacon

Bob : Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya

Yunus : Ya, dan di luar itu semua, bagaimana kita membiarkan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanyatersimpan dalam tubuhnya.

Nah inilah jawaban yang aku temukan…. Semoga Bermanfa’at…

dan semoga ntar jika ada yang bertanya demikian lagi kita tidak bingung untuk menjawabnya….

Agamaku memang selalu tau apa yang terbaik untuk pengikutnya… ^_^

Iklan
Tag: ,

84 Tanggapan to "Agamaku mengharamkan babi… Why??"

yupz, setuju…

everything happens for reasons, kan…

Itu lah hikmah yang telah diketahui. Tapi alasan utama kenapa babi diharamkan ya seperti jawaban Bu Ika, karena Allah Sang Pencipta yang melarangnya.

allah pasti mengharamkan sesuatu karna ada alasannya,,,

btul gak,,,, hehe,,

mbak mampir ya k blog boker,,,,,

ada postingan baru tuh,,, hehe,,, * promosi : MODE ON *

Bener banget,babi tuh,diharamkan umat islam karena ga baik untk dimakan dan najis,kayak guk guk guk

Assalamualaikum dulu ah,td lupa bilang

Dan ternyata goal juga..sesuatu yg diharamkan oleh allah,janganlah engkau dekati

nice post…sering² cari artikel yg bermanfaat ya ka.. 😉

terkadang makanan yg haram mmg cenderung lebih enak dari yg halal, dari situ juga ujian bagi kita utk keimanan kita…betul? :Smile:

maaf g bisa hatrixxx.. :mrgreen:
mumpung blm ada pak heri, tante pit yg hatrixxx..mendingan aku duluan…heuheu

Ngantuk ya mbak?minum kopi dong

Hmmm… dulu pernah kucoba…
tanpa sengaja tertelan….
banyak lagi…
katanya kalo tidak tahu tuch daging Bb… tdk paapa.
benar ngak sih ?

ada yang tertinggal…. ni..
begini…
setelah makan, habis lagi tanpa sisa… (eunak sich), Sy baru tau tuch daging Bb.
masyaallah… barang haram dach kutelan…
selanjutnya… sugesti melandaku.
kucoba-coba tuk mengeluarkannya… sampai kuogrok-ogrok tenggorokkanku..
eeehh dia tidak keluar…
terasa mual, kepala pusing, badan terasa tidak enak, dll dach rasanya.
malam nya aku tak bisa tidur dengan tenang (gelisah gitu)

lho…. koq jadi curhat…
maaf ya…

Itu kejadian di suatu tempat yang susah cari makanan utama lainnya tahun 1995.
Sebenarnya ada sich… daging ayam, tapi saat mo makan tidak ada ayam. Harus dicari dulu…
hmmm… pasti lama nunggunya nich.. pikirku.

salam hangat.

Cenya95 : klo ga tau gpp.. sama halnya dengan puasa…jika kita lupa kemudian makan maka puasanya ga batal… hee.. makanya lain kali hati2 kalo maem, jng sembarangan….. kasian kn tw tenggorokan ampe di ogrok2 n diobok2.. waa ga kebayang deh nyeselnya…kotor kn?
ambil hikmahnya aja ya?? 🙂
satu lagi aku pernah baca, lupa kapan…. kalo ga salah intinya ” seandainya engkau terjebak di hutan dan tidak ada makanan lain selain makanan haram (babi)… maka jika tujuannya untuk mempertahankan hidup maka yang haram tersebut menjadi halal.” 🙂

okey.. makasih
btw… itu khan di hutan…
lha… ini khan di restaurant

geduubruakkk.

:mrgreen:

Hai hai hai aku datang.Bener banget .Tapi disini masih banyak babi ya buk?

menghindari suatu keharaman atas perintah syariat (khitob) karena suatu timbal balik negatif adalah baik, namun akan lebih baik jika ketundukan tanpa egoisme kemanusiaan demi kesehatan, kelangsungan hidup dst…..
sebab ada ruh dalam suatu ketundukan (ibadah) dimana ketundukan semata-mata karena dzat allah tanpa alasan apapun..

but u’r exellent writer Allah with u
alaikum bi alfi alfi salaaaam

Ya, saya setuju mbak dengan logika itu. Tetapi, ajaran agama banyak yang merupakan dogma. Artinya, kita tidak perlu mencari alasan untuk tunduk. Sebab, jika kita mencari alasan, maka itu bisa menjadi bumerang terhadap ajaran itu sendiri. Misalnya, mengapa kita diharamkan memakan daging babi karena bla..bla.. Lha daging lain kan juga ada yang sama sifatnya dengan babi.

Btw, posting ini dilihat dari konteks pembelajaran penalaran, it’s okey! Nice post… Salam hangat yo mbak 😀

Benar mbak Ika….semua sudah jelas hukumnya,jadi gak perlu ditanyakan dan diragukan lagi kebenarannya:)

meneliti untuk menambah keyakinan kita .Itu bagus dan semakin yakin bahwa bahayanya lebih besar daripada kegunaannya.

artikel yg meneguhkan iman mbak..!
sedikit tambahan:
klo trjebak di hutan trus g da mknn yg lain slain yg haram, sbnrny hukumny ttp haram ga jadi halal. tapi, Allah mengampuni dosa yg itu. dalilnya di akhir ayat pengharaman daging babi itu ( alMaidah 3)

oia, kunjungan prtama nih..
salam kenyal ya..!
ditunggu knjungannya jg di blog sayah.

smngt trus prjuangkn kbenaran..!

Masak seh babi sumbernya parasit? Semua peternakan sekarang ini khan terkontrol? Apalagi di Eropa Barat.

lagi pula babi itu jorbang (jorok banget)

najis n jorok kayak sapa hayooooooooo???hihihiihi

Hi Friend.. Interesting post.. Nice cool blog.. Keep up the good work.. Do visit my blog and post your comments.. Take care mate.. Cheers!!!

Allãh gitu llohh 😀

postingan yang bagus…
Al Qur’an bersifat global, banyak hal yang harus digali didalamnya.
jika kita bertadabur, pasti banyak hikmah yang akan kita temukan… bukan sebaliknya [memaki Tuhan]… ga’ boleh ini lah, ga’ boleh itulah… na’udzubillah…!!!

Yes, memang Qur’an bukan ciptaan manusia…

artikel ini kiranya sangat bermanfaat , bagi para muallaf…

keren ika,,
artikel ni bisa nambah iman kite smua,,

hayooo,,siapa yg udah pernah makan babi??hayooo,, :mrgreen:

babi…….jijikkkkkkk….

ooo gtu,,,,

jdi aku hrus lbih berhati hati,,,

BABI HARAM!!!!

AYO KITA HINDARI,,

ok ok

Allah telah memberikan yang terbaik buat islam. Dia telah berkata bahwa, “telah ku ridhoi islam itu menjadi agama bagimu” its means, islam adalah dien yang sempurna. tidak ada keraguan di dalamnya untuk mengamalkan apa yang diperintahkan dalam al-qur’an dan menjauhi laranganNya….. thanks for sharing 😉

Nah, sering2 ya posting tentang beginian… 🙂

met akhir pekan ya mbak ika….. have a nice weekend 😉

tapi aku heran…
kenapa ya masih ada yang suka dagingnya?

serem ya…
berarti semuanya beralasan ya….

Tapi kata orang daging babi tuh enak padahal hidupnya di tempat kotor yang penuh bakteri dan penyakit tuh hewan … hiiiii 😦

Memang benar bang Rhoma, yang haram – haram itu pasti enak

ada sejenis cacing pita yang menyebabkan kefataLan jika dikonsumsi.

dan di aL-Qur’an pun teLah di jelaskan.

Hi Friend.. Interesting post.. Nice cool blog.. Keep up the good work.. Do visit my blog and post your comments.. Take care mate.. Cheers!!!

Waduh busyet,sebagai umat manusia ya beragama islam dan beradab,disalah satu ayat(lupa aq mbak)pokoke ga blh dmkn kq.sumpah

Bener ga mbak,met minggu mbak,jng lupa nyuci baju ma ngepel rumah.mumpung libur!
Ingat juga hati2 kalau makan! Satu pertanyaan yang ingin aku sampaikan mbak? Hayo pernah balapan lari ma babi ya?ckakakaka

sangat bermanfaat…mempertegas pertanyaan beberapa orang mengenai BABI…
hehehe

Ass.

Penjelasan yang jelas … tapi, mereka yang mengkonsumsi babi sehat-sehat aja, malah negara-negara yang tidak mengkonsumsi babi banyak yang mengalami kekurangan gizi dan penyakitan …. apa yang dikemukakan Hejis (komen 21) dan Yulia (komen 25) perlu diresapi sehingga alasan yang dikemukan jangan sampai jadi bumerang …. karena faktanya negara-negara yang warganya mengkonsumsi babi dalam kesehatan malah lebih bagus. Nah … kemana sumber parasitnya?

sambang aja deh 😀

sebuah artikel yang bagus mba.
mungkin itu di antara alasan di haramkanya babi.
dan perlu di ingat bahwa alloh mengharamkan sesuatu pasti ada hikmahnya, ada yang bisa ketahui hikmahnya engan meneliti, tp ada juga hikmah yang blom bisa di jangkau oleh akal manusia….
so… fa tadabbaru tazayyaduuu

Jadi lu ga punya leher ya, eh oh jangan pake tang lemparnya… Pake kumpi lu aja ntar gw amanin, gud topic ka..

soalnya kalo maem babi kita bs cacingan 🙄

aku pernah di tipu..dikerjain sm temenku (kebetulan dia ga seiman denganku..), aku diajak makan ke resto.. dia bilang makanannya enak2.. dan ternyata ada daging B4B1 nyaaaa… T_T padahal dia kan tau itu haram buatkuuuuu… T_T
aku langsung muntah2 dan nyaris pingsan.. *selain membayangkan muka babi itu*
menyesaaalll…

Mengapa eh mengapa makan babi itu haram…terorerot…karena eh karena….. lengkapnya tanya Pak Haji Oma Irama aja kali yaa….. 😀

Non ada yang baru diblogku…MAMPIR YAA….

ikutan matrik….. 😀

babai bukannya bonatang bernpsu paling liar ya ?

halo-halo 😀

Hoi?kmn aja neh org?kangen neh mbak?

Salam kenal … tanya2 donk di sini … Makasih banget kalo di blogroll

Seringkali kebenaran bergerak lebih cepat dari akal pikiran…
Hanya hati nurani yang bisa mengimbangi kecepatan gerak kebenaran…

Larangan Allah dan akal. Sering kali ketika manusia sudah merasa mengetahui tentang sesuatu hal (padahal sedikit) dengan angkuhnya manusia menggugat hukum-hukum yang Allah Swt. telah tetapkan.

Jika saat ini beberapa pihak menggunakan akalnya untuk membalikkan fakta bahwa bagaimana jika seandainya babi-babi itu dibesarkan, dirawat, diberi makan yang sehat dan higienis, diberikan vaksin/vitamin sehingga bebas dari parasit dan penyakit lantas apakah babi berubah keharamannya?

Yang halal dan yang haram telah jelas Allah Swt. sebutkan dan terangkan di dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Tidak perlu banyak menggugat karena sesungguhnya akal dan pengetahuan manusia tentang alam ini sangat sedikit. Yakinkan bahwa apa-apa yang telah Allah Swt. tetapkan memang ada hikmah dibaliknya dan itu yang terbaik sesuai dengan fitrah manusia.

Boleh menjadikan ilmu pengetahuan sebagai penguat dari aturan-aturan yang telah Allah Swt. tetapkan tetapi sekali lagi jangan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bukti penggugat aturan-aturan yang telah Allah Swt. tetapkan.

JAfar soddik : terimakasi telah berkunjung ke blog ika dan memberikan masukan, salam 😀

Yang haram pan bukan hanya babi.
Belakangan golput pun haram setelah rokok.
Dan kurasa masih ada-ada lagi yg akan haram.

Salam Pikir Tiga!

karena babi berbahaya bagi kesehatan manusia… jadi tidak ada yang salah kalau kemudian kita menjauhinya ….

Yg berbahaya jauhkan lah!

Aku pikir juga begitu.
Segala yang tak baik bagi tubuh hrs ditolak.
Segala yang tak benar bagi jiwa hrs dihindarkan.
Segala yg tak memerdekakan rohani hrs dipikir ulang.

Es, misalnya, walau halal tapi tak baik bagi yg batuk, hindarkan.
Anak ayam ciap-ciap, walau halal tak benar bagi jiwa, jangan makan.
Yang dimakan oleh jarang kepang takkan memerdekakan roh, jangan makan.

Jadi pilihlah,
Segala yang baik bagi tubuh,
Dan harus benar menurut jiwa,
Dan memerdekakan rohani kita.

Salam Pikir Tiga!

aq gaq suka babi

Wah…….jadi….babi mengandung banyak penyakit ya….???Bahaya dong……Ternyata mengharamkan babi itw…..beralasan……

pernah baca di kaskus, tapi infonya emang bagus.
penjelasan ilmiah kayak gini nih yang bisa buat orang makin demen..

salam kenal kak. 😀

Babi oh .. babi! Ksian deh loe!
Makin dikit yg menyembelihmu
Ohh …!

Salam Maya!

selain nggak punya leher, kulit babi satu senyawa dengan daging dan tak bisa dipisah.

nice info gan!!^^

setuju bgt….
say no to BABI…..

tapi pada dasarnya saya memang vegetarian, jadi tidak mengenal daging…

main ke blogku yah kawan………

salam kenal Kenanga

Konon,
Sebelum nilon ditemukan,
Sikat gigi terbaik dari bulu babi.

A bad info?

Salam!

Assalamu’alaikum 🙂

Salam maya,
Salam pikir tiga,
Salam separuh merdeka!

woo… subhanallah… bagus, mba, bagus…

Ass. Wr Wb..
mba ikut nulis yaa.. 🙂
yah jgn kan menurut agama kita, secara medis pun babi adalah hewan yg kotor bila dikonsumsi, karen dalam babi terkandung byk bakteri dan ada sekitar 12 jenis cacing parasit yg dapat merugikan tubuh bila dikonsumsi…yah itu menurut riset yg saya baca pada artikel kesehatan di kampus saya.. 🙂
salam kenal ya mba..
http://bownet.wordpress.com

semoga dirimoe istiqomah dengan ini, dan terus menularkannya…
i love this post

detikcom – Minggu, April 26

Organisasi kesehatan PBB World Health Organization (WHO) memperingatkan flu babi yang menjangkiti Meksiko bisa menyebar ke seluruh dunia. Korban dari virus flu jenis baru ini terus bertambah.
ADVERTISEMENT

Dirjen WHO Margaret Chan menyerukan, penyakit tersebut merupakan ‘ancaman bagi kesehatan publik yang harus mendapat perhatian internasional.’ Artinya, ada risiko penyakit tersebut akan menyebar lintas negara ke seluruh dunia. Demikian seperti dilansir Reuters, Sabtu (25/4/2009).

Salam!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Indonesians’ Beautiful Sharing Network
spacer

Blog Stats

  • 28,579 hits
%d blogger menyukai ini: